Sifat Empiris Gas


Perilaku gas dapat diukur melalui 4 variabel, yaitu tekanan (P), volum (V), temperatur (T) dan massa(M). Keempat variabel tersebut saling mempengaruhi dalam sebuah persamaan keadaan, sehingga fungsi keadaan gas dapat dinyatakan sebagai f(P,V,T,m).

Karena keadaan gas ditentukan oleh 4 variabel maka derajat kebebasan untuk persamaan gas adalah 4-1=3, yang berarti 3 variabel dapat ditentuan secara bebas (divariasi), sedangkan variabel ke-4 harus ditetapkan berdasarkan 3 variabel yang telah ditentukan. Sebagai contoh tidak mungkin mengetahui temperatur gas X  jika hanya ditentukan volum gas, agar temperatur gas X bisa diketahui maka selain volum, massa dan tekanan gas tersebut juga harus ditentukan. Sebaliknya, tidak mungkin menentukan ke-4 variabel tersebut tanpa memperhitungkan hubungan antara keempatnya.

Untuk memperoleh hubungan persamaan keadaan gas Ideal (PV=nRT), melalui serangkaian penelitian yang panjang selama bertahun-tahun oleh beberapa ahli berbeda generasi dan berbeda negara. Dimulai dari penelitian Boyle, Charles, Gay, Lusac, Avogadro dan ilmuwan-ilmuwan lain yang tidak sempat tercatat dalam sejarah.

Terlepas dari kelebihan ataupun kekurangan dari hasil-hasil penelitian para ilmuwan tersebut, yang terpenting adalah bagaimana memahami cara berpikir mereka dalam menyempurnakan sebuah teori untuk menjadi teori/hukum yang mapan.

Materi lengkap dapat anda unduh di sini sifat empiris gas

 

Ilustrasi Percobaan Boyle

Sumber : youtube.com

About Harjito

Staf Pengajar Kimia UNNES Semarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: