Isoterm Adsorbsi dan Kinetika Reaksi Terkatalisis Padatan


Isoterm adsorpsi merupakan suatu istilah untuk mengungkapkan keadaan mikroskopis lapisan tipis di permukaan padatan (adsorben), yang merupakan hubungan antara jumlah zat (gas) yang teradsorpsi pada permukaan (surface coverage) sebagai fungsi tekanan. Ada banyak teori yang mencoba menjelaskan tentang isoterm adsorpsi, antara lain Langmuir, Freundlich dan Breuner.
Masing-masing teori berbeda dalam asumsi dasar, sehingga penurunan rumus maupun implementasinya berbeda-beda. Suatu adsorpsi bisa saja mengikuti pola salah satu isoterm adsorpsi, namun bisa juga mengikuti pola yang lain. Jadi penerapan isoterm adsorpsi bersifat situasional.
Kinetika adsorpsi yang dikembangkan dalam reaksi berkatalis padatan lebih mengacu pada pola isoterm Langmuir, karena paling sederhana. Menurut pandangan ini, hanya molekul gas yang teradsorpsilah yang menentukan orde reaksi (rate determining step/RDS). Terdapat setidaknya 2 pola kinetika yang dianut, yaitu Langmuir-Hinshelwood (LH) dan Eley-Rideal (ER).
Menurut Langmuir-Hinshelwood, rds hanya ditentukan oleh fasa teradsorpsi, sedangkan menurut Eley-Rideal, rds ditentukan oleh tumbukan antara molekul gas dengan fasa teradsorpsi. Pada prinsipnya Eley-Rideal merupakan modifikasi dari Langmuir-Hinshelwod, yang mengakomodasi pola adsorpsi Freundlich.
Selengkapnya dapat diunduh di sini.

Iklan

About Harjito

Staf Pengajar Kimia UNNES Semarang

2 responses to “Isoterm Adsorbsi dan Kinetika Reaksi Terkatalisis Padatan”

  1. Eko says :

    Halaman tugas2 hilang pak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: